<b>te·ri·ma</b> <i>v cak</i> menyambut; mendapat (memperoleh) sesuatu;<br>--<b> salah</b> mengaku bahwa sudah bersalah;<br><b>ber·te·ri·ma</b> <i>v</i> diterima; dikabulkan: <i>istilah yg diperkenalkan itu tidak ~ di kalangan pemakainya;<br></i><b>ke·ber·te·ri·ma·an</b> <i>n</i> hal atau keadaan berterima (dapat diterima);<br><b>me·ne·ri·ma</b> <i>v</i> <b>1</b> menyambut; mengambil (mendapat, menampung, dsb) sesuatu yg diberikan, dikirimkan, dsb: <i>ia senang sekali krn telah ~ kiriman uang dr ibunya; ~ pesanan; ~ surat; ~ tamu;</i> <b>2</b> mengesahkan; membenarkan; menyetujui (usul, anjuran, dsb); meluluskan atau mengabulkan (permintaan dsb): <i>rapat pleno ~ baik laporan pengurus;</i> <b>3</b> mendapat atau menderita sesuatu; <b>4</b> menganggap (sbg): <i>saya ~ teguran Paman sbg cambuk untuk bekerja lebih teliti lagi;</i> <b>5</b> mengizinkan (masuk menjadi anggota, murid, pegawai, dsb): <i>aku ~ engkau sbg anggota baru; perguruan tinggi itu ~ nya hanya sbg pendengar;</i> <b>6</b> mau menjabat (pangkat) dsb: <i>ia telah ~ jabatan baru yg lebih berat tanggung jawabnya;<br></i>~<b> kenyataan</b> pasrah;<br><b>me·ne·ri·ma·kan</b> <i>v</i> memberikan (menyerahkan) supaya diterima: <i>Kepala Sekolah sendiri yg ~ hadiah sayembara mengarang untuk SD kpd para pemenang;<br></i><b>pe·ne·ri·ma</b> <i>v</i> <b>1</b> orang yg menerima; <b>2</b> alat untuk menerima; <b>3</b> mudah menangkap (pelajaran dsb); <b>4</b> mudah menyerah;<br>~<b> tamu</b> orang yg bertugas menerima dan melayani tamu pd waktu pertama kali tamu masuk hotel; menerima pemesanan kamar, baik langsung maupun tidak langsung, spt melalui telepon, telegram, atau alat komunikasi lainnya; ~<b> waralaba</b> orang yg menerima atau diberi waralaba;<br><b>pe·ne·ri·ma·an</b> <i>n</i> <b>1</b> proses, cara, perbuatan menerima; penyambutan: ~<i> tamu; ~ murid baru;</i> <b>2</b> sambutan: ~<i> rakyat Jawa Timur atas kedatangan Presiden sangat memuaskan;</i> <b>3</b> perlakuan; sikap thd (kpd): ~<i> rakyat kpd camat yg baru kurang menggembirakan;</i> <b>4</b> anggapan; pendapat: <i>terjadinya percekcokan yg dahsyat itu krn adanya ~ yg salah saja;</i> <b>5</b> besarnya uang yg diterima dr hasil penjualan barang atau jasa