<b><sup>1</sup>ta·han</b> <i>a</i> <b>1</b> tetap keadaannya (kedudukannya dsb) meskipun mengalami berbagai-bagai hal; tidak lekas rusak (berubah, kalah, luntur, dsb): <i>kayu spt ini tidak -- kena panas matahari</i>; <b>2</b> kuat atau sanggup menderita (menanggung) sesuatu: <i>petapa harus -- lapar dan -- menderita</i>; <b>3</b> dapat menyabarkan (menguasai) diri; betah: <i>ia tidak -- tinggal di asrama</i>; <b>4</b> sanggup dan tidak lekas merasa jijik (kasihan dsb): <i>dia tidak -- melihat mayat korban pembunuhan itu; saya tidak -- mendengar rintihan anak itu</i>; <b>5</b> cukup (sampai atau hingga): <i>sediaan air hanya -- untuk lima hari</i>;<br>--<b> air</b> tidak dapat rusak oleh air; tidak dapat kena (kemasukan) air; kedap air; --<b> api</b> tidak dapat terbakar; --<b> banting</b> <i>ki</i> tidak mudah menyerah dl menghadapi tantangan perubahan; --<b> besi</b> tidak dapat terluka oleh senjata tajam; kebal; --<b> cuaca</b> tahan thd reaksi kimia dan proses fisika, spt pengaruh udara, air, bakteri, cahaya, panas, dan perubahan suhu; --<b> cuci</b> tidak luntur (rusak dsb) apabila dicuci; --<b> gelombang</b> dapat berlayar dng baik; tidak oleng (tt perahu, kapal, dsb); --<b> harga 1</b> tetap pd harga semula; tidak mau menurunkan harga; <b>2</b> <i>ki</i> mempertahankan harga diri (gengsi); --<b> hati</b> tetap teguh hati; --<b> hina</b> tidak lekas marah oleh penghinaan; --<b> karat</b> tahan thd gangguan karat atau thd kerusakan akibat karat (tt campuran logam); --<b> kias</b> tidak lekas marah apabila disindir; --<b> lama</b> tidak lekas rusak; awet; --<b> lapar</b> kuat menanggung lapar; --<b> lasak</b> tidak mudah lusuh (tt pakaian); awet; --<b> ombak</b> tidak mabuk krn gelombang (kecil); --<b> palu</b> tidak berasa sakit oleh pukulan; tidak rusak krn pukulan; --<b> peluru</b> tidak dapat ditembus peluru; --<b> pukul</b> tahan palu; --<b> sabar</b> tidak pemarah; --<b> sesah</b> tahan (tidak luntur) apabila dicuci; --<b> tangan</b> tidak berasa sakit kena pukulan; kebal; --<b> tapa</b> tahan pukul; kebal; --<b> turut</b> <i>Lay</i> tali dr puncak tiang ke bibir perahu (kapal); --<b> uji 1</b> sudah terbukti kebaikannya (mutunya, kekuatannya); <b>2</b> berani diuji; sanggup diuji;<br><b>ber·ta·han</b> <i>v</i> <b>1</b> tetap pd tempatnya (kedudukannya dsb); tidak beranjak (mundur dsb): <i>kita akan ~ di benteng ini sampai titik darah penghabisan</i>; <b>2</b> mempertahankan diri (thd serangan, godaan, dsb): <i>mereka ~ thd serangan itu</i>; <b>3</b> tidak mau menyerah; berteguh hati; berkeras hati: <i>ia tetap ~ pd pendiriannya</i>; <b>4</b> cukup untuk beberapa waktu (tt persediaan dsb): <i>kalau kita berhemat, air ini akan ~ juga satu minggu;<br></i><b>ber·ta·han-ta·han</b> <i>v</i> berhenti-henti; tidak sekaligus;<br>~<b> larat</b> sedikit demi sedikit mengurangi kesukaran; mempertahankan lebih lama lagi (dng jalan berhemat dsb): <i>uang sebegitu cukup juga untuk ~ larat</i>;<br><b>me·na·han</b> <i>v</i> <b>1</b> menghentikan: <i>kami tidak dapat ~ kuda yg sedang berlari cepat itu</i>; <b>2</b> mencegah; menanggulangi: <i>dibuatkan tanggul untuk ~ banjir</i>; <b>3</b> tidak membiarkan lepas (terus berlangsung): <i>Pemerintah berusaha ~ kenaikan harga</i>; <b>4</b> menopang (menyangga) supaya tidak rebah: <i>carilah bambu untuk ~ pohon ini</i>; <b>5</b> membiarkan tidak terjadi (terwujud dsb); mengekang (hawa nafsu, keinginan, dsb); <b>6</b> tidak meneruskan; tidak menyampaikan: <i>kepala subbagian kepegawaian itu ~ kenaikan pangkat karyawan yg sering membolos; </i><b>7</b> tidak mengizinkan (untuk pergi, berangkat, dsb): <i>biarkan dia pergi, jangan Ibu ~ nya lagi;</i> <b>8</b> mengurung (memenjarakan) untuk sementara: <i>yg berwajib telah ~ beberapa orang yg diduga terlibat dl perampokan itu</i>; <b>9</b> tidak memberikan sesuatu (gaji dsb) kpd yg berhak: <i>bendaharawan pun tidak berhak ~ gaji pegawai tanpa sebab yg jelas</i>; <b>10</b> menyimpan (untuk persediaan, cadangan, dsb): <i>dia ~ sebagian dr panen itu untuk persediaan musim paceklik</i>; <b>11</b> menderita; menanggung: <i>tidak sanggup lagi ~ malu seberat itu</i>; <b>12</b> menguatkan diri supaya tahan: ~<i> lapar dan haus</i>;<br>~<b> alir</b> memasang tali alir (umpan alir); ~<b> diri</b> menjaga diri agar tidak terlibat dl perkara orang lain dsb; ~<b> gelak</b> berusaha supaya tidak sampai tertawa terbahak-bahak; ~<b> hati</b> mengekang diri sendiri (bersabar diri) untuk tidak berbuat sesuatu; ~<b> hawa nafsu</b> berusaha tidak sampai melakukan sesuatu yg didorong oleh hawa nafsu; ~<b> jerat</b> berusaha mencelakakan orang; ~<b> mulut</b> berusaha tidak mengatakan sesuatu (membuka rahasia dsb); ~<b><i> </i>napas</b> menghentikan napas beberapa saat lamanya (krn situasi yg mendebarkan dsb); ~<b> ragam</b> dapat menahan penderitaan; sabar;<br><b>me·na·hani</b> <i>v</i> <b>1</b> mengekang (nafsu dsb); merintangi; menegahkan: <i>tidak dapat ~ barang apa yg dikehendaki;</i> <b>2</b> menghambati; mencegahi; tidak membiarkan pergi: <i>gerombolan itu ~ semua orang yg lalu di situ;<br></i><b>me·na·han·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> menjadikan tertahan; <b>2</b> menahan dng; memakai sesuatu untuk menahan; <b>3</b> menahan akan: <i>tidak sanggup aku ~ derita seberat ini;<br></i><b>ter·ta·han</b> <i>v</i> <b>1</b> terhambat; terhenti: <i>lama kami ~ di Bogor krn hujan; </i><b>2</b> terkekang; terkendali (keinginan, hawa nafsu, dsb): <i>tidak ~ lagi kemarahannya;<br></i><b>ter·ta·han-ta·han</b> <i>v</i> terhenti-henti; tersendat-sendat; tidak berlangsung dng lancar: <i>akhir-akhir ini buang air kecilnya ~;<br></i><b>ta·han·an</b> <i>n</i> <b>1</b> sesuatu yg menahan (merintangi dsb); hambatan; rintangan: <i>dapat meluncur terus krn tidak ada ~ nya;</i> <b>2</b> orang yg ditahan krn dituduh melakukan tindak pidana atau kejahatan; barang dsb yg ditahan; <b>3</b> lembaga pemasyarakatan; tempat menahan; penjara: <i>kabur dr ~;<br></i>~<b> alur</b> volume air yg dapat disimpan sementara dl alur sewaktu banjir; ~<b> kota</b> penahanan di dl kota (yg ditahan tidak diizinkan meninggalkan kota); ~<b> listrik</b> resistans; ~<b> muka</b> penahanan thd seseorang sebelum perkaranya diputuskan oleh hakim; ~<b> pemberat</b> hambatan menstabilkan arus dl rangkaian listrik; hambatan pemberat; ~<b> politik</b> orang yg ditahan krn alasan politik; ~<b> rumah</b> penahanan di dl rumah sendiri (yg ditahan tidak boleh meninggalkan rumah);<br><b>per·ta·han·an</b> <i>n</i> <b>1</b> perihal bertahan (mempertahankan); <b>2</b> pembelaan (negara dsb); <b>3</b> kubu atau benteng (yg dipakai untuk membela diri atau menangkis serangan);<br>~<b> nasional</b> segala usaha untuk mencegah dan menangkis lawan, melindungi dan membela kepentingan nasional thd segala macam paksaan dng kekerasan dan serangan dr pihak lain;<br><b>mem·per·ta·han·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> mengusahakan supaya tetap tidak berubah dr keadaan semula: ~<i> tradisi lama;</i> <b>2</b> membela; memegang teguh: <i>ia tetap ~ haknya; ~ pendiriannya di muka umum;</i> <b>3</b> menjaga atau melindungi supaya selamat: <i>setiap warga negara berkewajiban ~ negara dan bangsa;<br></i><b>pe·na·han</b> <i>n</i> <b>1</b> orang yg menahan; <b>2</b> sesuatu yg menahan;<br><b>pe·na·han·an</b> <i>n</i> proses, cara, perbuatan menahan; penghambatan;<br><b>ke·ta·han·an</b> <i>n</i> perihal tahan (kuat); kekuatan (hati, fisik); daya tahan;<br>~<b> budaya</b> kekuatan dan keteguhan sikap suatu bangsa dl mempertahankan budaya asli, termasuk budaya daerah, dr pengaruh budaya asing yg kemungkinan dapat merusak atau membahayakan kelangsungan hidup bangsa; ~<b> nasional</b> kekuatan, kemampuan, daya tahan, dan keuletan yg menjadi tujuan suatu bangsa untuk menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yg datang dr luar ataupun dr dalam, yg secara langsung atau tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara