<b>pu·tus</b> <i>v</i> <b>1</b> tidak berhubungan (bersambung) lagi (krn terpotong dsb): <i>kawat telepon itu --;</i> <b>2</b> habis: <i>modalnya telah --;</i> <b>3</b> selesai; rampung; berakhir: <i>perundingan sudah --;</i> <b>4</b> ada kepastian (ketentuan, ketetapan, penyelesaian); mendapat kepastian: <i>sampai sekarang perkaranya belum --;</i> <b>5</b> hilang; tidak ada lagi; tidak mempunyai lagi (tt harapan, pikiran); <b>6</b> mendapat; menang; <b>7</b> sudah mendapat atau memperoleh (dl permufakatan); <b>8</b> <i>ki</i> tidak ada hubungan lagi; berpisah (tt hubungan persahabatan, jalinan cinta, dsb): <i>hubungan cinta mereka berdua sudah --;<br></i>--<b> akad</b> tidak berlaku lagi (tt perjanjian); --<b> akal</b> tidak dapat berpikir lagi; hilang akal; --<b> arang</b> putus sama sekali sehingga tidak dapat diperbaiki lagi (tt perkawinan, percintaan, dsb); --<b> asa</b> habis (hilang) harapan, tidak mempunyai harapan lagi; --<b> benang</b> masih dapat didamaikan (tt persahabatan yg terputus); --<b> bicara</b> sudah tidak dapat berikhtiar lagi; --<b> cinta</b> sudah tidak mempunyai hubungan cinta lagi; --<b> harapan</b> tidak mempunyai harapan lagi; --<b> harga</b> sudah sependapat (setuju); --<b> ikhtiar</b> sudah tidak dapat berusaha lagi; --<b> jiwa</b> meninggal dunia; mati; --<b> kaji</b> sudah diambil ketetapan, tidak dapat berubah lagi; --<b> kata</b> sepakat; setuju; ~<b> kuliah</b> belum sampai selesai kuliahnya sudah keluar; --<b> lot</b> menang lotre; mendapat hadiah (dl undian); --<b> mufakat</b> mendapat kata sepakat; --<b> napas</b> tidak dapat bernapas lagi; meninggal dunia; mati; --<b> niat</b> sudah tetap niatnya (maksudnya); --<b> nyawa</b> mati; --<b> rasa</b> mati perasaan; tidak ada gairah lagi; --<b> rezeki</b> ke hilangan mata pencaharian; --<b> runut</b> kehilangan jejak; --<b> sekolah</b> belum sampai tamat sekolahnya sudah keluar; --<b> tali gantung</b> sangat pilu; sedih; --<b> tali ikatan</b> sudah tidak mempunyai ikatan lagi (tt perjanjian dagang, usaha, dsb); --<b> umur</b> putus usia; --<b> usia</b> mati;<br><b>pu·tus-pu·tus</b> <i>adv</i> berkali-kali putus; selalu putus saja;<br><b>ber·pu·tus·an</b> <i>adv</i> berputus-putus; terputus-putus: <i>senantiasa tiada ~ tamu yg datang ke rumahnya;<br></i><b>me·mu·tus</b> <i>v</i> <b>1</b> memotong hingga putus: ~<i> kawat (benang, tali);</i> <b>2</b> menghentikan (tt arus): ~<i> aliran listrik; </i><b>3</b> menghalangi; merusakkan (tt jalan): <i>mereka ~ jalan menuju ke kota;</i> <b>4</b> memintas; memotong (tt jalan): <i>mereka ~ jalan supaya cepat sampai;</i> <b>5</b> menyela (tt perkataan orang): <i>ia suka sekali ~ pembicaraan orang;</i> <b>6</b> membatalkan; mengurungkan (tt janji, hubungan kasih): <i>ia ~ janjinya;</i> <b>7</b> menyudahi; mengakhiri (tt yg sebenarnya belum berakhir): <i>mereka sudah ~ pembicaraan sebelum mencapai kesepakatan;</i> <b>8</b> mencabut (tt nyawa): ~<i> nyawa</i>; <b>9</b> membunuh; mematikan (tt hidup atau nyawa, umur): ~<i> hidupnya;<br></i>~<b> rangkai</b> lemah gemulai (tt gerak-gerik dan lenggang);<br><b>me·mu·tus·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> menjadikan (menyebabkan) putus (tidak bersambung atau berhubungan lagi): <i>mereka telah ~ tali tempat bergantung;</i> <b>2</b> menetapkan; menentukan: <i>ia ~ siapa-siapa yg akan melaksanakan rencananya;</i> <b>3</b> menghentikan (tt arus atau sesuatu yg sedang bekerja): <i>ia ~ arus listrik yg menggerakkan eskalator itu;</i> <b>4</b> membatalkan, mengurungkan, meniadakan (tt janji, hubungan kasih); <b>5</b> menyudahi, mengakhiri (tt yg sebenarnya belum berakhir);<br>~<b> cakap</b> menyela (memenggal) perkataan orang; ~<b> hukum</b> menjatuhkan keputusan;<br><b>ter·pu·tus</b> <i>v</i> <b>1</b> terpenggal; terpotong: <i>kakinya ~ digilas roda kereta api;</i> <b>2</b> tidak sambung (berhubungan, terjalin, utuh) lagi: <i>hubungan sudah ~;</i> <b>3</b> berakhir (tt pembicaraan, jalinan kasih): ~<i> sampai di sini;<br></i><b>ter·pu·tus-pu·tus</b> <i>adv</i> <b>1</b> terpenggal-penggal; terpotong-potong: ~<i> menjadi lima bagian;</i> <b>2</b> sebentar-sebentar berhenti (tt aliran atau arus): <i>arus listriknya tidak stabil, sering ~;</i> <b>3</b> tersendat-sendat: <i>suara isak tangisnya ~;<br></i><b>ter·pu·tus·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> dapat diputuskan: <i>bagaimanapun hubungan orang bersaudara itu tidak ~;</i> <b>2</b> telah diputuskan: <i>sudah ~ bahwa ia harus pindah;<br></i><b>pu·tus·an</b> <i>n</i> hasil memutuskan: <i>berdasarkan ~ pengadilan, dia dibebaskan;<br></i>~<b> akhir</b> <i>Huk</i> putusan pd akhir pemeriksaan perkara dl sidang pengadilan yg berisi pertimbangan menurut kenyataan, pertimbangan hukum, dan putusan pokok perkara; ~<b> bebas</b> <i>Huk</i> putusan berupa pembebasan terdakwa krn tidak terbukti bersalah melakukan suatu tindak pidana spt yg didakwakan oleh penuntut umum; ~<b> lepas</b> <i>Huk</i> putusan berupa tidak dipidananya terdakwa krn perbuatan yg didakwakan tidak merupakan tindak pidana; ~<b> pengadilan</b> <i>Huk</i> pernyataan hakim dl sidang pengadilan yg dapat berupa pemidanaan, putusan bebas, atau lepas dr segala tuntutan hukum; ~<b> sela</b> <i>Huk</i> putusan sementara yg dijatuhkan oleh hakim sebelum ia menjatuhkan putusan akhir;<br><b>pe·mu·tus</b> <i>n</i> <b>1</b> orang yg memutuskan; <b>2</b> alat untuk memutuskan;<br>~<b> arus listrik</b> <i>El</i> alat listrik yg membuka dan menutup saluran listrik;<br><b>pe·mu·tus·an</b> <i>n</i> proses, cara, perbuatan memutuskan; penetapan: ~<i> perkara itu terlalu gegabah;<br></i><b>ke·pu·tus·an</b> <i>n</i> <b>1</b> perihal yg berkaitan dng putusan; segala putusan yg telah ditetapkan (sesudah dipertimbangkan, dipikirkan, dsb): <i>jaksa itu sulit menerima ~ hakim;</i> <b>2</b> ketetapan; sikap terakhir (langkah yg harus dijalankan): <i>ia tidak berani segera mengambil ~;</i> <b>3</b> kesimpulan (tt pendapat): <i>dr catatan itu diambil ~ bahwa dia memberi kesempatan kpd pegawainya untuk melakukan perbuatan pidana</i>; <b>4</b> hasil pemeriksaan (tt ujian): ~<i> ujian akan diumumkan melalui surat kabar;</i> <b>5</b> <i>cak</i> kehabisan (tt uang, makanan, dsb): <i>banyak pedagang yg ~ modal;</i> <b>6</b> <i>cak</i> menderita kekurangan: <i>pd waktu itu saya ~ benar-benar;<br></i>~<b> akal</b> tidak tahu lagi bagaimana menyelesaikannya; ~<b> uang</b> kehabisan uang;<br><b>ber·ke·pu·tus·an</b> <i>v</i> berkesudahan; berakhir; ada keputusan (akhirnya): <i>tidak ~ ,</i> tidak ada kesudahannya (akhirnya, putus-putusnya)