<b>pu·lau</b> <i>n</i> tanah (daratan) yg dikelilingi air (di laut, di sungai, atau di danau);<br><i>berlayar di -- kapuk, cak</i> tidur; --<i> sudah lenyap, daratan sudah tenggelam, pb</i> sudah tidak ada harapan lagi (gagal sama sekali); <i>berlayar menentang (mengadang, menuju) -- , pb</i> setiap usaha harus ada tujuannya: <i>berlayar sampai ke -- , berjalan sampai ke batas, pb</i> segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya;<br>--<b> Dewata</b>, Pulau Bali; --<b> harapan</b>, (biasanya yg dimaksud ialah) Sumatra; --<b> es</b> pulau yg terjadi dr es; --<b> Langerhans</b> <i>Dok</i> kelompok sel endoktrin pd pankreas yg menghasilkan hormon insulin; --<b> perca</b> Pulau Sumatra;<br><b>me·mu·lau·kan</b> <i>v</i> mengasingkan; memboikot: <i>kaum buruh pelabuhan dan pengangkutan akan ~ kapal itu</i>;<br><b>pe·mu·lau·an</b> <i>n</i> proses, cara, perbuatan memulaukan; pengasingan; pemboikotan;<br><b>ke·pu·lau·an</b> <i>n</i> gugusan beberapa buah pulau; kumpulan pulau: ~<i> Nusantara</i>, ~<i> Riau