<b>pu·lang</b> <i>v</i> pergi ke rumah atau ke tempat asalnya; kembali (ke); balik (ke): <i>bila engkau -- ke Semarang?; sudah tengah malam ia belum juga --; -- kpd istri pertama</i>, rujuk dng istrinya yg pertama;<br>--<b> asal 1</b> kembali ke asalnya; <b>2</b> kembali kpd keadaan yg semula; --<b> balik 1</b> pulang dan pergi (dr suatu tempat ke tempat lain dan dr tempat yg dituju itu kembali ke tempat semula); <b>2</b> ke sana kemari; hilir mudik; mondar-mandir; --<b> haji</b> kembali dr menunaikan ibadah haji; --<b> hari</b> <b>1</b> kembali lagi pd hari yg semula (sesudah enam hari spt hari Kamis sampai hari Kamis lagi); <b>2</b> pulang pd hari itu juga, tidak menginap (tt bepergian ke suatu tempat); --<b> ingatan</b> sadar (dr pingsan, lupa, dsb); --<b> ke alam baka</b> meninggal dunia; --<b> (ke) kandang</b> kembali ke tempat asalnya; --<b> ke negeri cacing</b> meninggal dunia; --<b> kepada</b> jatuh kpd: <i>kalau ada suatu hal, -- kpd saya, saya yg menanggung; sekalian itu -- kpd soal yg satu itu,</i> berpokok pd soal yg satu itu; --<b> kepadamu</b> terserah kepadamu; --<b> ke rahmatullah</b> meninggal dunia; --<b> maklum (kpd)</b> terserah kpd pendapat (pertimbangan) orang; --<b> modal</b> tidak beroleh untung ataupun menderita rugi; kembali pokok; --<b> nama</b> yg pulang hanya namanya (meninggal di perantauan, di perjalanan, atau di medan perang); --<b> paling</b> bolak-balik; ke sana kemari; hilir mudik; --<b> pergi</b> <b>1</b> belum ada kepastian; <b>2 </b>pulang balik; --<b> pohon</b> selamatan setahun (dua tahun dsb) sesudah orang meninggal; --<b> pokok</b> tidak beruntung dan tidak merugi; kembali modal; --<b> pulih</b> sudah pulih sbg semula; --<b> semangat</b> siuman kembali; --<b> semula</b> kembali kpd keadaan semula; kembali lagi; --<b> tongsan</b> <i>cak</i> pulang ke negerinya ke tanah airnya;<br><b>ber·pu·lang</b> <i>v</i> meninggal dunia; tutup usia: <i>ia ~ malam tadi; akhirnya krn tidak kuasa lagi menahan sakit, ia pun ~ lah</i>;<br>~ <b>ke alam baka</b> meninggal; ~<i> ke asalnya</i> meninggal; ~<b> ke rahmatullah </b>meninggal;<br><b>me·mu·langi</b> <i>v</i> <b>1</b> pulang (lagi) ke; kembali pulang: ~<i> rumah yg sudah 10 tahun ditinggalkannya</i>; <b>2</b> rujuk dng istri yg diceraikan: <i>ia merasa malu kalau ~ bekas istrinya</i>; <b>3</b> memperistri (saudara sepupu): <i>saya setuju apabila engkau ~ anak mamakmu</i>;<br><b>me·mu·lang·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> membawa (mengirimkan dsb) pulang (ke tempat asalnya, ke rumah, dsb) mengembalikan: ~<i> buku ke perpustakaan</i>; <b>2</b> memulihkan: ~<i> napas</i>; mengaso; beristirahat; <b>3</b> menyerahkan: ~<i> persoalan itu kpd orang tua-tua</i>; <b>4</b> mengatakan bahwa (yg membuat, melakukan, dsb) itu ...: <i>diantaranya ada yg ~ permainan catur itu kpd bangsa India kuno</i>;<br>~<b> balas</b> membalas dendam;<br><b>pe·mu·lang·an</b> <i>n</i> proses, cara, perbuatan memulangkan; pengembalian; pemulihan;<br><b>ke·pu·lang·an</b> <i>n</i> perihal pulang: ~<i> ayahnya dr rantau dapat membahagiakan hatinya</i>;<br><b>pu·lang·an</b> <i>n</i> tempat duduk orang yg mendayung (mengayuh);<br>~<b> inventasi</b> <i>Ek</i> perbandingan antara pendapatan dan inventasi;<br><b>ter·pu·lang</b> <i>v</i> terserah: <i>urusan itu sepenuhnya ~ kepadamu</i>;<br><b>se·pu·lang</b> <i>v</i> setelah pulang (dr); sekembali: <i>biasanya ~ dr kantor, ia bekerja di kebunnya</i>;