<b><sup>1</sup>pu·cuk</b> <i>n</i> <b>1</b> daun muda (di puncak pohon atau di ujung ranting): --<i> merunggai; -- enau</i>; <b>2</b> ujung yg runcing; puncak (pohon, ombak, dsb): --<i> api; -- jala; -- ombak</i>; <b>3</b> yg tertinggi: --<i> bulat</i>; <b>4</b> penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing, spt jarum, surat, dan senjata api): <i>sepucuk surat; dua -- senapan</i>; <b>5</b> bagian tanaman muda yg ada di atas tanah terdiri atas batang, ranting, dan daun-daunan;<br>--<i> dicinta ulam tiba (hendak ulam -- menjulai), pb</i> mendapat sesuatu yg lebih dp apa yg diharapkan; --<i> layu disiram hujan, pb</i> orang susah mendapat kesenangan; <i>bagai -- (enau) dilancarkan (diluncurkan), pb</i> sangat lancar; cepat sekali; <i>minta -- pd alu (= menghendaki -- alu), pb</i> menghendaki sesuatu yg tidak mungkin tercapai; <i>tak (ber) -- di atas enau, pb</i> sangat angkuh (selalu memandang rendah kpd orang lain);<br>--<b> api</b> lidah api; --<b> bulat</b> <i>ki</i> orang yg memegang kekuasaan tertinggi; --<b> jala</b> pusat jala; --<b> ombak</b> kepala ombak; --<b> rebung 1</b> rebung yg masih muda; <b>2</b> ukiran atau hiasan gerigi (pd tepi suatu benda dsb); --<b> surai</b> ujung surai atau rambut kuda yg terletak di dahi; --<b> tanah</b> lapisan teratas tanah yg mudah dilalui air, tebalnya kurang lebih 30 cm, termasuk dl lapisan tempat berada tumbuhan dan akarnya, berwarna hitam dan kaya akan bahan organik;<br><b>ber·pu·cuk</b> <i>v</i> <b>1</b> keluar pucuknya; <b>2</b> ada pucuknya: <i>kata tak ~ </i>, putusan yg terakhir