<b>na·ik</b> <i>v</i> <b>1</b> bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: <i>anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --;</i> <b>2</b> timbul (tt matahari): <i>matahari --;</i> <b>3</b> mendaki; menanjak; memanjat: <i>olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu;</i> <b>4</b> masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): <i>“silakan -- !”, dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya;</i> <b>5</b> mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): <i>ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang;</i> <b>6</b> bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: <i>harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat;</i> <b>7</b> menjadi: <i>tidak ada seorang pun yg mau -- saksi;</i> <b>8</b> pergi ke: --<i> darat;<br>bulan -- , matahari -- , pb</i> mendapat untung di sana-sini;<br>--<b> apel</b> minta banding kpd pengadilan yg lebih tinggi (naik banding dr pengadilan negeri ke pengadilan tinggi) atas keputusan pengadilan yg lebih rendah; --<b> banding </b>naik apel; --<b> benang</b> mendapat angin; mendapat hati; mendapat kesempatan berkembang: <i>ketika pamannya menjadi ketua, partainya -- benang;</i> --<b> bertabal</b> mengumumkan penobatan raja; menobatkan; --<b> besar</b> mulai sudah menjadi besar (tt anak-anak); --<b> cetak</b> mulai (akan) dicetak; --<b> darah</b> (menjadi) marah: --<i> darahnya krn pengharapannya tidak terpenuhi;</i> --<b> (ke) darat</b> pergi ke darat (dr kapal, perahu, dsb): <i>turun dr kapal langsung -- (ke) darat;</i> --<b> daun 1</b> selalu menang atau selalu mendatangkan untung (dl permainan kartu, usaha, dsb): <i>hasil laut yg kini lagi -- daun sbg komoditas ekspor ialah rumput laut;</i> <b>2</b> mendapat nasib baik (terang bintang); menanjak: <i>kemampuannya memainkan kecapi membawa namanya -- daun;</i> --<b> derajat</b> menjadi lebih tinggi derajat atau kedudukannya; --<b> geram</b> bangkit marah; timbul marah; --<b> haji</b> menunaikan ibadah haji, merupakan rukun Islam yg kelima; menjalankan ibadah haji; --<b> hati</b> menjadi gembira (sombong dsb); --<b> kuda hijau</b> <i>ki</i> mabuk; --<b> marak</b> <i>ki</i> <b>1</b> mulai bercahaya; <b>2</b> sedang memuncak keelokannya (kecantikannya); <b>3</b> mulai mendapat nama baik (masyhur); --<b> mempelai 1</b> menjadi pengantin; <b>2</b> tidur yg pertama kali dng istri atau suami; --<b> merek</b> <i>cak</i> bertambah tinggi kehormatan; bertambah tinggi martabat; --<b> mesin 1</b> mulai (akan) dicetak (dl persuratkabaran): <i>sampai berita ini -- mesin malam tadi, masih terus dilakukan pencarian mayat yg tertimbun;</i> <b>2</b> mulai dipasang (mesin): <i>sekarang mobilnya sudah -- mesin;</i> --<b> nobat</b> <i>Mk</i> <b>1</b> menjadi pengantin; kawin; <b>2</b> dinobatkan menjadi raja; --<b> palak 1</b> menjadi marah; kesal; <b>2</b> merasa tidak senang; --<b> pelamin(an)</b> <i>Mk</i> menjadi pengantin; menikah; --<b> pitam 1</b> (menjadi) marah sekali (panas hati); <b>2</b> menjadi pusing; menjadi pening; --<b> raja</b> <i>kl</i> menjadi raja; --<b> ranjang</b> kawin dng kakak bekas istri/suami; --<b> rezeki</b> semakin bertambah keuntungannya; --<b> saksi</b> menjadi saksi dl suatu perkara atau peristiwa; --<b> setom</b> <i>cak</i> menjadi marah (panas hati); --<b> takhta</b> (dinobatkan) menjadi raja; --<b> tangan</b> beruntung; --<b> tidur</b> pergi (berjalan) untuk tidur; menuju ke suatu tempat untuk tidur; --<b> turun</b> turun naik;<br><b>me·na·ik</b> <i>v</i> menjadi naik; menjadi tambah besar (tinggi, banyak, dsb); meningkat; menanjak: <i>produksi beras ~; korban kecelakaan lalu lintas ~;<br></i><b>me·na·iki</b> <i>v</i> <b>1</b> naik di; mendaki; memanjat: <i>mereka merangkak ~ tanggul itu</i>; <b>2</b> menunggangi; mengendarai: ~<i> sepeda</i>; <b>3</b> masuk (rumah dsb); mendiami (rumah): <i>ia ~ rumahnya yg baru;<br></i><b>me·na·ik·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> menjadikan naik (meningkat, bertambah banyak, bertambah besar, dsb); meninggikan: <i>Pemerintah ~ kecerdasan masyarakat;</i> <b>2</b> mengibarkan (tt bendera): <i>mereka ~ bendera</i>; <b>3</b> menjadikan (harga, pajak, pangkat, gaji, dsb) bertambah tinggi; <b>4</b> menjadikan (penumpang, barang) naik (masuk ke) kendaraan: <i>dia sedang ~ penumpang</i>;<br><b>pe·na·ik·an</b> <i>n</i> proses, cara, perbuatan menaikkan;<br><b>ke·na·ik·an</b> <i>n</i> <b>1</b> perihal naik; peningkatan; penambahan: ~ harga tidaklah terjadi pd semua barang; ~ pangkatnya tertunda; <b>2</b> kendaraan; tunggangan;<br>~<b> gaji berkala</b> <i>Adm</i> tambahan atau kenaikan gaji yg diberikan secara berkala; ~<b> pangkat</b> <i>Adm</i> tindakan resmi dl administrasi kepegawaian yg mengakibatkan perubahan pangkat pegawai negeri sipil, yakni pangkatnya menjadi lebih tinggi dp pangkat semula; ~<b><i> </i>pangkat otomatis</b> <i>Adm</i> kenaikan pangkat yg diberikan tanpa ujian dsb dan hanya sekali saja selama menjadi pegawai; ~<b> pangkat pilihan</b> <i>Adm</i> kenaikan pangkat yg diberikan kpd pegawai negeri sipil yg memangku jabatan struktural atau fungsional tertentu yg telah memenuhi syarat tertentu; ~<b> pangkat reguler</b> <i>Adm</i> kenaikan pangkat yg diberikan kpd pegawai negeri sipil yg memenuhi syarat yg ditentukan tanpa memperhatikan jabatan yg dipangkunya