<b>ka·in</b> <i>n</i> <b>1</b> barang yg ditenun dr benang kapas: <i>bajunya merah tua, sarungnya bugis kasar dan destarnya -- hitam</i>; <b>2</b> barang tenunan untuk pakaian atau untuk maksud lain: <i>pd upacara itu murid-murid perempuan memakai -- panjang dan kebaya</i>;<br>--<i> basah kering di pinggang, pb</i> miskin sekali; --<i> dl lipatan, pb</i> perempuan yg berbuat jahat (mesum) dng sembunyi- sembunyi; <i>jadi -- basahan, pb</i> sudah menjadi miskin (hina); hilang kekayaannya (kemuliaannya dsb);<i> -- lama dicampak buang, -- baru pula dicari, pb</i> menceraikan istri tua dan mencari istri muda; --<i> sehelai berganti-ganti, pb</i> perihal sangat miskin suami istri; <i>telah meraba-raba tepi -- , pb</i> sudah sakit payah; sudah hampir meninggal; <i>se -- sebaju, ki</i> karib sekali (tt persahabatan);<br>--<b> albanat</b> kain, bahan yg bernilai tinggi; --<b> antelas</b> lihat <b>antelas</b>; --<b> baju</b> pakaian; baju; --<b> basahan</b> lihat <b>basahan</b>; --<b> batis</b> kain (putih) yg tipis dan halus; --<b> bayang-bayang</b> kain yg tidak rapat tenunannya; --<b> belacu</b> lihat <b>belacu</b>; --<b> beledu</b> lihat <b>beledu</b>; --<b> belongsong</b> lihat <b>belongsong</b>; --<b> benang</b> kain yg terbuat dr benang atau sutra; sutra; --<b> bertabrak</b> kain sarung yg terjadi dr dua helai; kain yg dijahit bersambung; --<b> cat</b> kain tebal dng lapisan berkilat; --<b> cindai</b> lihat <b>cindai</b>; --<b> cita</b> lihat <b>cita</b>; --<b> damas</b> lihat <b>damas</b>; --<b> delima</b> kain berwarna merah delima; --<b> dewangga</b> lihat <b>dewangga</b>; --<b> dril</b> lihat <b>dril</b>;<b> -- dua seragi</b> kain (pakaian) yg kembar; --<b> gerusan</b> kain yg licin setelah digerus (digosok); --<b> ihram</b> kain (pakaian) bagi laki-laki yg dipakai sewaktu melakukan ibadah haji, terdiri atas dua helai kain putih dan tidak berjahit; --<b> kafan</b> lihat <b>kafan</b>; --<b> kampuh</b> lihat <b>kampuh</b>; --<b> kapal</b> <i>Lp</i> kain adat yg umumnya bermotif haluan atau buritan kapal, berwarna biru dan merah, juga terdapat motif manusia dng warna merah dan biru, pinggir bagian atas bermotif tumpal atau pucuk rebung, dipakai di kalangan terbatas, yaitu di kalangan kelompok kerabat klan pemimpin adat, pendiri desa, penguasa wilayah suku dan marga; --<b> karet</b> <i>Graf</i> lembaran karet diperkuat dng tenunan, dipasang pd silinder karet mesin ofset sbg pemindah gambar dr pelat cetak ke kertas; --<b> kasa</b> lihat <b>1kasa</b>; --<b> kelarai</b> kain tebal dan rapat (kedap) tenunannya, digunakan untuk layar; --<b> kembayat</b> lihat <b>kembayat</b>; --<b> lajak</b> lihat <b>lajak</b>; --<b> lurik</b> lihat <b>lurik</b>; --<b> mandar</b> kain (panjang, sarung) yg bermotif kotak-kotak dr daerah Mandar (Sulawesi Selatan); --<b> panas 1</b> kain selimut yg tebal; <b>2</b> flanel; --<b> panjang</b> kain yg panjang dan tidak dipertemukan kedua ujungnya (biasanya dipakai dng kebaya dsb); --<b> pelangi</b> kain (sutra dsb) panjang penutup leher (bahu, kepala) atau untuk menari dan sbg pelengkap kain kebaya; --<b> pepe</b> kain spt kain dril; --<b> pike</b> lihat <b>pike</b>; --<b> pitola</b> cindai; --<b> poleng</b> lihat <b>poleng</b>; --<b> popok</b> lihat <b>popok</b>; --<b> rami</b> kain tenun yg kasar (spt belacu); --<b> rawa</b> kain pelangi; --<b> rentang</b> kain yg direntangkan, bertuliskan slogan (propaganda dsb), biasanya dipasang melintang di atas jalan agar masyarakat cepat mengetahui; spanduk; --<b> sampur</b> selendang untuk menari; --<b> saring</b> kain yg digunakan untuk menapis atau menyaring; --<b> sarung</b> kain panjang yg pd tepi pangkal dan ujungnya dijahit berhubungan; --<b> selempuri</b> kain tenun buatan India; --<b> sembur</b> kain tenun yg bertabur benang emas secara tidak teratur; --<b> sepe</b> kain spt kain dril; --<b> sindai</b> sejenis kain sutra yg berbunga-bunga; --<b> songket</b> lihat <b>songket</b>; --<b> sutra</b> kain yg tipis dan halus, dibuat dr benang sutra; kain lajak; kain benang; --<b> taf</b> taf; --<b> takwa</b> kain (baju) potongan Cina berkancing sampai ke leher dan bersaku dua yg terletak pd bagian depan bawah; baju takwa; --<b> tampan</b> <i>Lp</i> kain yg biasanya bermotif lima kapal bersusun warna merah, pd tiga kapal terdapat motif manusia dan ikan, pd satu sisinya terdapat motif kecil dng warna merah, biru dan kuning, ada juga motif manusia, pd sisi lain bermotif geometris yg berwarna biru, digunakan pd upacara adat, dan dipakai di kalangan masyarakat yg lebih luas; --<b> tegarun</b> lihat <b>tegarun</b>; --<b> terpal</b> lihat <b>terpal</b>; --<b> tik</b> lihat <b>tik</b>; --<b> tilam</b> kain penutup tilam dan bantal; --<b> triko</b> kain rajutan mesin, biasanya digunakan sbg bahan pakaian dalam atau baju santai; --<b> wol</b> kain yg terbuat dr wol yg telah mengalami proses penyisiran sehingga berkualitas tinggi;<br><b>ber·ka·in</b> <i>v</i> memakai kain (panjang dsb): <i>pd peringatan Hari Kartini mereka ~ kebaya ke sekolah</i>;<br>~<i> tiga hasta; ~ tak cukup sebelit pinggang; tak ~ sehelai benang), pb</i> serba kekurangan (miskin sekali);<br>~<b> dua</b> sudah akil balig (tt anak perempuan)