Definisi: harta
<b>har·ta</b> <i>n</i> <b>1</b> barang (uang dsb) yg menjadi kekayaan; barang milik seseorang; <b>2</b> kekayaan berwujud dan tidak berwujud yg bernilai dan yg menurut hukum dimiliki perusahaan;<br>--<b> bawaan</b> <i>Huk</i> harta sendiri yg dibawa dl perkawinan yg bukan harta bersama; --<b> benda</b> barang kekayaan; --<b> bersama</b> <i>Huk</i> harta yg digunakan (dimanfaatkan) bersama-sama; --<b> besar</b> harta kawin dl jumlah besar yg melebihi jumlah yg ditentukan oleh adat; --<b> binatok</b> harta bawaan mempelai laki-laki; --<b> carian</b> harta yg diperoleh suami istri selama hidup bersama; gana-gini; --<b> dapean</b> harta kepunyaan istri; --<b> dunia</b> barang-barang duniawi; --<b> imaterial</b> <i>Huk</i> kepentingan tidak berwujud (paten, ciptaan) yg bernilai uang; --<b> karun 1</b> harta benda yg tidak diketahui pemiliknya; <b>2</b> harta benda yg didapat dng tidak sah; --<b> kawin</b> benda-benda berharga atau uang yg harus diberikan oleh pihak laki-laki kpd pihak wanita dl proses perkawinan; --<b> kekayaan menyanak</b> semua harta peninggalan yg menjadi tanggung jawab sanak keluarga; --<b> kelalah</b> harta peninggalan dr seseorang (krn meninggal dunia), yg tidak mempunyai anak dan bapak; --<b> kubur</b> benda atau harta milik orang yg meninggal yg ikut dikuburkan bersamanya; --<b> manah</b> <i>Mk</i> harta benda dr nenek moyang; harta benda milik keluarga; --<b> milik</b> barang-barang yg menjadi milik atau kepunyaan orang atau badan; --<b> pelayaran</b> harta perseorangan yg dikumpulkan selama merantau; --<b> pembawaan</b> harta perseorangan yg masing-masing dibawa oleh<br>mempelai laki-laki dan mempelai perempuan ke dl perkawinan; --<b> pembujangan</b> harta bawaan mempelai laki-laki; --<b> pemenah</b> harta pembujangan; --<b> penantian</b> harta istri, baik yg dibawa maupun yg diperolehnya selama perkawinan; --<b> pencaharian</b> harta yg didapat dr pencaharian nafkah sehari-hari; --<b> pendapatan</b> harta dr pihak perempuan; --<b> peninggalan</b> barang warisan dr seseorang yg meninggal;<b> -- penyepogan</b> harta yg bersama-sama diusahakan dan diperoleh suami dan istri selama perkawinan; harta carian; gana-gini; --<b> perkawinan</b> kesatuan harta yg dikuasai dan dimiliki oleh suatu keluarga selama perkawinannya; --<b> pusaka</b> <i>Huk</i> harta yg diwariskan dr pewaris kpd ahli waris untuk dipelihara; --<b> pusaka bapak</b> setengah dr harta warisan seorang bapak yg harus dibagi di antara anak-anak dr istri yg berbeda-beda; --<b> pusaka rendah</b> harta yg ditinggalkan oleh seorang wanita bagi anak-anaknya; --<b> sangsaka</b> harta yg sebenarnya harus diberikan kpd menantu laki-laki, tetapi yg dng izin keluarga boleh dipakai oleh anak-anak laki-laki; --<b> sesan</b> harta atau bawaan istri yg dibawa oleh istri itu ke dalam perkawinan; --<b> surut</b> harta yg makin lama makin habis dan tidak dapat diganti, msl tambang emas, sumur minyak; --<b> tetap</b> kekayaan perusahaan yg berada dl keadaan tidak akan kembali menjadi uang dl waktu satu tahun sejak pemerolehannya; --<b> tua</b> harta kepunyaan kerabat wanita menurut garis keturunan matrilineal; --<b> usaha</b> sediaan bahan baku, barang olahan dan barang jadi, piutang, dan uang tunai; --<b> wujud</b> kekayaan perusahaan berupa barang dan uang, msl pabrik, sediaan, dan piutang;<br><b>ber·har·ta</b> <i>v</i> memiliki harta
Loading...