Definisi: duduk
<b><sup>1</sup>du·duk </b><i>v</i> <b>1</b> meletakkan tubuh atau terletak tubuhnya dng bertumpu pd pantat (ada bermacam-macam cara dan namanya spt bersila dan bersimpuh): <i>ia -- di tikar;</i> <b>2</b> ada di (dl peringkat belajar): <i>ia -- di kelas III SMU;</i> <b>3</b> kawin atau bertunangan: <i>anaknya telah -- dng anak hakim;</i> <b>4</b> tinggal; diam: <i>ia pernah -- di Bandung selama tiga tahun;<br></i>--<i> berkisar, tegak berpaling, pb</i> tidak mau menepati janji; --<i> meraut ranjau, tegak meninjau jarak, pb</i> selalu bekerja (tidak membuang-buang waktu); --<i> sama rendah, tegak (berdiri) sama tinggi, pb</i> sejajar kedudukannya (tingkatnya atau martabatnya); <i>belum -- belunjur dulu, pb</i> sudah bergirang hati lebih dahulu sebelum tercapai apa yg dikehendaki;<br>--<b> belunjur</b> duduk dng kedua kaki diluruskan ke depan; --<b> berjuntai</b> duduk di tempat yg tinggi dng kaki berjuntai; --<b> bersila</b> duduk dng kaki terlipat bersilangan di depan; --<b> bersimpuh</b> duduk dng kedua belah kaki terlipat ke belakang untuk tumpuan badan; --<b> bertimpuh</b> duduk bersimpuh; --<b> bertinggung</b> jongkok; --<b> bertongkat lutut</b> duduk sambil menaikkan sebelah lutut; --<b> menukuk</b> duduk sambil membungkuk: <i>para menteri dan hulubalang -- menukuk ketika menghadap raja</i>; --<b> perut</b> sedang mengandung; hamil; --<b> sengkil</b> duduk di jendela atau pintu untuk memperlihatkan diri (tt perempuan);<br><b>du·duk-du·duk</b> <i>v cak</i> duduk santai: <i>mari kita ~ di bawah pohon itu;<br></i><b>men·du·duki</b> <i>v</i> <b>1</b> duduk di: <i>jangan ~ bangku orang lain; </i><b>2</b> mendiami atau tinggal di: <i>suku terasing ~ daerah pedalaman;</i> <b>3</b> menempati jabatan dsb: <i>ia ~ jabatan penting di luar negeri;</i> <b>4</b> merebut dan menempati atau menguasai (negeri, daerah, dsb): <i>dl waktu singkat Jepang dapat ~ Singapura;<br></i><b>men·du·duk·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> meletakkan duduk: <i>setelah ~ anaknya, ia pergi mengambil air;</i> <b>2</b> menyilakan duduk: <i>kami ~ para tamu di ruang tengah;</i> <b>3</b> menyelesaikan (suatu perkara); menempatkan; <b>4</b> mempertunangkan; mengawinkan: <i>ia tidak akan ~ anak gadisnya dng orang asing;<br></i><b>ter·du·duk</b> <i>v</i> <b>1</b> jatuh duduk; <b>2</b> tiba-tiba duduk; terpaksa duduk;<br><b>pen·du·duk</b> <i>n</i> orang atau orang-orang yg mendiami suatu tempat (kampung, negeri, pulau, dsb): <i>tahun 1970 ~ Jakarta masih berjumlah sekitar 5 juta orang;<br></i>~<b> asli</b> orang-orang yg turun-temurun tinggal di suatu daerah (kampung dsb);<br><b>pen·du·duk·an</b> <i>n</i> <b>1</b> proses, cara, perbuatan menduduki (merebut dan menguasai) suatu daerah dsb; <b>2</b> daerah dsb yg diduduki (direbut dan dikuasai) tentara asing dsb: <i>daerah ~;<br></i><b>ke·du·duk·an</b> <i>n</i> <b>1</b> tempat kediaman; <b>2</b> tempat pegawai (pengurus perkumpulan dsb) tinggal untuk melakukan pekerjaan atau jabatannya; <b>3</b> letak atau tempat suatu benda: <i>gerhana matahari terjadi pd waktu ~ bulan tepat di antara bumi dan matahari;</i> <b>4</b> tingkatan atau martabat: ~<i> duta besar sama dng menteri;</i> <b>5</b> keadaan yg sebenarnya (tt perkara dsb): <i>hingga sekarang ~ perkara manipulasi uang proyek itu masih gelap;</i> <b>6</b> status (keadaan atau tingkatan orang, badan atau negara, dsb): <i>di sana ~ Saudara sbg apa?;<br></i><b>ber·ke·du·duk·an</b> <i>v</i> mempunyai kedudukan;<br><b>se·ke·du·duk·an</b> <i>v</i> sama tingkatan atau jabatannya: <i>seorang panglima daerah dan seorang gubernur adalah ~
Loading...