<b>can·ting</b> <i>n</i> <b>1</b> sibur kecil (untuk mencedok minyak, sayur, dsb); <b>2</b> pencedok air (dibuat dr bambu dsb); <b>3</b> pencedok lilin yg bercarat, dibuat dr tembaga (alat untuk membatik);<br>--<b> cecekan</b> canting satu yg digunakan untuk membuat titik-titik kecil sbg pengisi bidang atau membuat garis-garis kecil; --<b> isen</b> canting yg digunakan untuk membatik isi bidang; --<b> liman</b> canting yg digunakan untuk membuat bujur sangkar kecil yg dibentuk dari empat buah titik dan sebuah titik di tengahnya; --<b> loron</b> canting yg berjajar atas dan bawah digunakan untuk membuat garis rangkap; --<b> obyok</b> canting yg digunakan untuk membentuk lingkaran kecil yg terdiri atas titik-titik; --<b> prapatan</b> yg digunakan untuk membuat empat titik yg membentuk bujur sangkar sbg pengisi bidang; --<b> rengrengan</b> canting untuk membuat pola dasar batikan; --<b> telon</b> canting yg digunakan untuk pengisi bidang; --<b> tembokan</b> canting yg dipakai untuk menutup dng lilin bagian-bagian batikan tertentu supaya tetap berwarna putih; --<b> tenteng </b>canting yg bersusun dari bawah ke atas