<b>bon·ceng</b> /boncéng/ <i>v,</i> <b>mem·bon·ceng</b> <i>v</i> <b>1</b> ikut naik (kendaraan beroda dua): <i>ia naik sepeda motor dan adiknya - di belakang;</i> <b>2</b> ikut naik tanpa membayar: <i>masih banyak orang yg - bus kota;</i> <b>3</b> ikut serta (makan, bertamasya, membaca koran, dsb) dng tidak turut membayar atau mengeluarkan biaya; <b>4</b> ikut-ikutan (menepuk dada, menganggap diri berjasa, mendapat nama, kedudukan, dsb): <i>ada pejabat yg - hasil perjuangan Angkatan 66</i>; <b>5</b> memanfaatkan kekuasaan (pengaruh kewibawaan dsb) orang lain untuk mencapai tujuannya;<br><b>ber·bon·ceng·an</b> <i>v</i> naik satu kendaraan bersama-sama yg satu membonceng yg lain (dng sepeda, sepeda motor, dsb): <i>mereka pergi - dng sepeda ke rumah paman;<br></i><b>mem·bon·ceng·kan</b> <i>v</i> mengikutsertakan naik (kendaraan): <i>tiap hari ia - adiknya ke sekolah;<br></i><b>bon·ceng·an</b> <i>n</i> tempat untuk membonceng atau menaruh bagasi (barang yg dibawa) pd sepeda, sepeda motor, dsb;<br><b>pem·bon·ceng</b> <i>n</i> <b>1</b> orang yg membonceng; <b>2</b> pihak yg ikut ambil bagian dl suatu pergolakan (gerakan, peristiwa, dsb) yg diprakarsai dan dilaksanakan oleh pihak lain yg dianggap menguntungkan pihaknya; <b>3</b> orang atau golongan yg memanfaatkan kekuasaan (pengaruh, wibawa, popularitas, dsb) orang lain untuk mencapai tujuannya;<br><b>pem·bon·ceng·an</b> <i>n</i> proses, cara, perbuatan membonceng