<b>bi·a·sa</b> <i>a</i> <b>1</b> lazim; umum: <i>bagi masyarakat sekarang memakai sepatu sudah --;</i> <b>2</b> spt sediakala (sbg yg sudah-sudah): <i>ia makan dan bercanda sebagaimana -- , tidak tampak bahwa dia sedang menderita sakit parah;</i> <b>3</b> sudah merupakan hal yg tidak terpisahkan dr kehidupan sehari-hari; sudah menjadi adat: <i>setiap pagi dia -- minum kopi;</i> <b>4</b> sudah seringkali: <i>dia -- datang ke rumah kami;<br>alah bisa krn -- , pb</i> kalah kepandaian oleh latihan;<br><b>mem·bi·a·sa·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> menjadikan lazim (umum): <i>sangat susah - sesuatu yg baru kpd masyarakat;</i> <b>2</b> menjadikan terbiasa: <i>jangan sekali-kali - anak bermalas-malasan;<br></i><b>ter·bi·a·sa</b> <i>v</i> sudah biasa: <i>dia - hidup mewah;<br></i><b>ke·bi·a·sa·an</b> <i>n</i> <b>1</b> sesuatu yg biasa dikerjakan dsb; <b>2</b> <i>Antr</i> pola untuk melakukan tanggapan thd situasi tertentu yg dipelajari oleh seorang individu dan yg dilakukannya secara berulang untuk hal yg sama;<br><b>- ketatanegaraan</b> hukum dasar tidak tertulis yg timbul dan terpelihara dl praktik penyelenggaraan negara dan ditaati oleh para penyelenggara negara sbg suatu kewajiban moral dan etika;<br><b>bi·a·sa·nya</b> <i>adv</i> menurut apa yg sudah dilazimkan; lazimnya