Definisi: belakang
<b>be·la·kang</b> <i>n</i> <b>1</b> bagian tubuh di balik dada atau perut; punggung: <i>ia mendukung anaknya di -- tubuhnya;</i> <b>2</b> bagian benda yg dianggap sbg punggung; <b>3</b> arah atau bagian yg menjadi lawan muka (depan): <i>ia datang dr --; rumahnya di -- gedung bioskop;</i> <b>4</b> (di) balik: <i>anak-anak berlindung di -- pohon;</i> <b>5</b> waktu yg akan datang; nanti; kelak: <i>bekerjalah terus, berhasil tidaknya itu urusan --;<br></i>--<i> parang lagi jika diasah niscaya tajam, pb</i> sebodoh-bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai;<br>--<b> hari</b> masa yg akan datang; kemudian hari; kelak; --<b> layar</b> <i>ki</i> tidak diketahui oleh umum: <i>mereka bergerak di -- layar;<br></i><b>ber·be·la·kang-be·la·kang·an</b> <i>v</i> saling membelakangi; saling menghadapi ke arah yg berlawanan: <i>letak rumah mereka -; mereka duduk -,</i> bertolak belakang;<br><b>mem·be·la·kang</b> <i>v</i> <b>1</b> dng arah ke belakang; menghadap ke belakang: <i>dia berdiri -;</i> <b>2</b> berada di belakang saja (tidak berani tampil ke depan): <i>dia - saja;</i> <b>3</b> <i>ki</i> tidak sependapat; tidak sepaham: <i>muka menghadap, hati -;<br></i><b>mem·be·la·kangi</b> <i>v</i> <b>1</b> mengarahkan belakang (punggung) kpd: <i>dia duduk - jendela;</i> <b>2</b> <i>ki</i> tidak menghiraukan; meninggalkan; tidak mau tahu lagi: <i>dia - teman lama krn sudah mendapat teman baru;<br></i><b>mem·be·la·kang·kan</b> <i>v</i> <b>1</b> menempatkan di belakang; menggeserkan ke belakang; mengemudiankan: <i>anggota rapat setuju untuk - acara kedua;</i> <b>2</b> tidak mengindahkan; meninggalkan: <i>jangan - pendapat umum;<br></i><b>mem·per·be·la·kang·kan</b> <i>v</i> membelakangkan;<br><b>ter·be·la·kang</b> <i>a</i> <b>1</b> paling belakang; paling akhir (tt sesuatu yg berderet-deret dsb): <i>ia duduk di bangku yg -;</i> <b>2</b> tertinggal (dl kebudayaan); belum maju: <i>disediakan dana untuk memajukan daerah-daerah yg -;</i> <b>3</b> terakhir (tt kabar dsb): <i>menurut kabar yg -, perundingan di Jenewa berakhir dng kegagalan;</i> <b>4</b> lemah atau lambat (tumbuh, berkembang) terutama tt mental anak: <i>anak -;<br></i><b>ke·ter·be·la·kang·an</b> <i>n</i> perihal terbelakang; kelambatan dr perkembangan; ketinggalan (dl kemajuan);<br><b>be·la·kang·an</b> <i>n</i> <b>1</b> akhirnya; kemudian: <i>- ketahuan juga siapa pencurinya;</i> <b>2</b> baru-baru (ini); belum lama (ini): <i>- ini diadakan lomba sepatu roda di Jakarta;</i> <b>3</b> menyusul; kemudian: <i>saya membayar sebagian dulu, sisanya -;</i> <b>4</b> <i>Jk</i> lebih belakang; kemudian: <i>yg datang - tidak mendapat kursi;<br></i><b>ke be·la·kang</b> ke arah belakang;<br><b>me·nge·be·la·kang·kan</b> <i>v</i> membelakangkan;<br><b>ter·ke·be·la·kang</b> <i>a</i> terbelakang;<br><b>pem·be·la·kang·an</b> <i>n</i> <b>1</b> proses, cara, perbuatan membelakangi atau membelakangkan; <b>2</b> belakang: <i>di balik -,</i> di belakang; <i>di balik - awak dibicarakan orang
Loading...