<b><sup>1</sup>ba·rang</b> <i>n</i> <b>1</b> benda umum (segala sesuatu yg berwujud atau berjasad): --<i> cair; -- keras;</i> <b>2</b> semua perkakas rumah, perhiasan, dsb: --<i> nya untuk membayar utang;</i> <b>3</b> bagasi; muatan (kereta api dsb); <b>4</b> muatan selain manusia atau ternak: <i>truk yg mengangkut -- terguling di tikungan itu;<br>ada uang ada -- , pb</i> jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yg lebih baik;<br>--<b> antik</b> barang kuno yg bernilai hasil karya, atau benda budaya; --<b> apa</b> segala sesuatu; apa saja; --<b> asal</b> harta yg dibawa oleh suami atau istri sbg hasil usaha masing-masing sebelum perkawinan berlangsung; --<b> awet</b> keperluan rumah tangga yg tahan lama dibandingkan dng barang konsumen lainnya spt mebel dan radio; --<b> bahan</b> bahan untuk dijadikan sesuatu; --<b> baku</b> bahan untuk membuat sesuatu; bahan dasar; --<b> bawaan</b> barang yg dihadiahkan kpd istri pd waktu perkawinan; --<b> benda</b> barang asal; barang usaha; --<b> bebas</b> <i>Ek</i> barang yg jumlahnya tidak terbatas yg diperoleh tanpa pengorbanan dan yg diperlukan bagi kepentingan hidup manusia; --<b> berharga</b> barang yg tinggi nilainya dan mahal harganya; --<b> berkat</b> barang yg diperoleh dng jalan halal; --<b> besi</b> barang yg dibuat dr besi; --<b> bila</b> suatu waktu; bilamana saja; sewaktu-waktu; --<b> bukti</b> <i>Huk</i> benda yg digunakan untuk meyakinkan hakim akan kesalahan terdakwa thd perkara pidana yg dituduhkan kepadanya; barang yg dapat dijadikan sbg bukti dl suatu perkara; --<b> cetakan</b> barang yg dicetak (spt buku, majalah); --<b> dagangan</b> barang yg akan dijual; --<b> gawan</b> <i>Huk</i> harta yg dibawa oleh suami dan istri ke dl perkawinan, yg bukan merupakan harta bersama; --<b> gelap</b> barang yg datangnya secara tidak sah (spt barang curian, selundupan); --<b> industri</b> barang yg terpakai habis dl produksi atau yg menjadi bagian dr produksi; --<b> jadi 1</b> barang yg sudah selesai diproses dan siap dijual atau digunakan; <b>2</b> barang (terutama baju atau celana) yg sudah jadi; --<b> kala</b> barang bila; --<b> kalakeran</b> <i>Huk</i> harta kerabat yg tidak dibagi-bagi (di Minahasa); --<b> kena pajak</b> barang hasil pengolahan yg menurut sifat atau hukumnya dapat berupa barang bergerak atau barang tidak bergerak, semuanya dikenakan pajak pertambahan nilai; --<b> komisi</b> barang dagangan yg dijualkan (untuk orang lain) dng memperoleh imbalan (komisi); --<b> konsumen</b> barang yg dibeli untuk digunakan konsumen atau pembeli terakhir; --<b> kuno</b> barang yg berasal dr zaman purba; --<b> larangan</b> barang yg tidak boleh dimiliki oleh sembarang orang; --<b> logam</b> barang dr logam; --<b> luks</b> barang mewah; --<b> makanan</b> bahan makanan; --<b> mewah</b> barang yg mahal harganya, bukan merupakan kebutuhan pokok, melainkan untuk kemegahan, kebanggaan, kecantikan, kesenangan; --<b> modal</b> <i>Dag</i> barang yg digunakan untuk menghasilkan sesuatu (spt mesin) atau modal usaha; --<b> netral</b> barang konsumsi yg tetap jumlah pembelian atau pemakaiannya meskipun pendapatan konsumen bertambah; --<b> normal</b> barang konsumsi yg bertambah pembelian atau pemakaiannya apabila pendapatan konsumen bertambah dan sebaliknya; --<b> obral</b> barang yg diturunkan harganya untuk memungkinkan penjualan dng cepat; --<b> pecah-belah</b> barang dr tembikar spt piring, gelas, vas; --<b> pecahan</b> barang pecah belah; --<b> pribadi 1</b> barang milik sendiri; <b>2</b> barang bawaan wisatawan dsb yg biasanya tidak dikenakan ketentuan pelarangan oleh suatu negara; --<b> primer</b> barang yg merupakan kebutuhan pokok manusia (msl beras, pakaian); --<b> pusaka</b> barang peninggalan orang tua (nenek moyang); --<b> raja</b> barang yg sangat berharga yg wajib dipersembahkan kpd raja, msl cula badak, gading; --<b> sedia</b> barang jadi; --<b> sekunder</b> barang yg bukan merupakan kebutuhan pokok; --<b> seni</b> hasil kesenian; --<b> sitaan</b> barang yg diambil dan ditahan oleh alat negara atau menurut keputusan hakim; --<b> sudah</b> barang (buatan pabrik) yg siap pakai; --<b> sulur</b> <i>Huk</i> harta yg dibawa ke dl perkawinan yg merupakan hasil usaha mempelai pria (di Jawa Barat); --<b> tahan lama</b> barang industri ataupun konsumsi dng masa penggunaan lebih lama (biasanya lebih dr tiga tahun) yg tidak habis terpakai serta tidak mengalami pengolahan lebih lanjut oleh pembelinya; --<b> tetap</b> harta benda yg tidak dapat dipindah-pindahkan (spt rumah, tanah); --<b> tua</b> <i>Huk</i> barang yg berupa harta warisan, yg tidak dapat dibagi krn harus tetap dipegang oleh anak laki-laki tertua (di Lampung); --<b> tunanilai</b> barang konsumsi yg jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen; --<b> usaha</b> barang asal; --<b> ying ching</b> benda porselen yg diglasir putih bersih (berasal dr Cina)